iklan ucapan pemerintah kabupaten siak tahniah 26th kabupaten siak
Beranda » Wakil Ketua DPRD Siak Laiskar Jaya Soroti Dugaan Kelalaian Dalam Tragedi KM Gading 2, Minta SOP Keselamatan Diperketat

Wakil Ketua DPRD Siak Laiskar Jaya Soroti Dugaan Kelalaian Dalam Tragedi KM Gading 2, Minta SOP Keselamatan Diperketat

Foto : Wakil Ketua DPRD Siak Laiskar Jaya

SIAK, Suaraaspirasi.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Siak, Laiskar Jaya, menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah tenggelamnya KM Gading 2 di perairan Tanjung Buton, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan satu orang lainnya masih dalam pencarian.

Laiskar Jaya mengucapkan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban dan berharap para korban yang meninggal mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, sementara korban yang masih hilang segera ditemukan oleh tim gabungan.

“Saya mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban. Semoga keluarga diberikan ketabahan menghadapi musibah ini,” ujarnya kepada media, Jumat (10/7/2026).

Selain menyampaikan belasungkawa, Laiskar Jaya juga menyoroti adanya dugaan kelalaian dalam penerapan standar keselamatan kerja pada aktivitas transportasi laut di perairan KITB tersebut.

Menurutnya, berdasarkan informasi yang beredar, para penumpang diduga tidak menggunakan Safety Life Jacket atau jaket pelampung saat menjalankan pekerjaan draft survey.

“Kita melihat peristiwa ini seperti ada unsur kelalaian dari pihak pompong yang tidak menerapkan SOP keselamatan, seperti tidak menggunakan Safety Life Jacket. Ini tentu menjadi perhatian serius agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” tegasnya.

Ia juga menilai pengawasan dari instansi terkait, khususnya sektor perhubungan laut, perlu dievaluasi. Menurutnya, aktivitas kapal-kapal pompong yang melayani antar jemput personel dari pelabuhan menuju kapal di tengah perairan harus diawasi secara ketat, terutama terkait kelengkapan alat keselamatan.

“Kemudian kepada pihak perhubungan laut, sepertinya selama ini masih ada pembiaran terhadap kapal-kapal pompong yang melakukan antar jemput dari pelabuhan ke kapal tanpa memastikan penggunaan Alat Pelindung Diri, seperti Safety Life Jacket. Hal ini harus menjadi bahan evaluasi bersama,” katanya.

Laiskar Jaya yang akrab disapa bang Oni ini juga berharap seluruh pihak yang beraktivitas di wilayah perairan, baik perusahaan, operator kapal, maupun instansi terkait, benar-benar mengutamakan keselamatan kerja dan mematuhi seluruh peraturan yang berlaku.

“Harapan kita ke depan, semua pihak yang terlibat dalam aktivitas di perairan wajib mematuhi aturan yang berlaku dan mengutamakan keselamatan kerja. Jangan sampai kelalaian sekecil apa pun kembali merenggut nyawa,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan terjadi saat KM Gading 2 melaksanakan kegiatan draft survey terhadap MV Himala di perairan Tanjung Buton. Kapal tersebut diduga terseret arus pasang yang kuat hingga masuk ke bawah tongkang yang bersandar di samping MV Himala.

Dari tujuh orang yang berada di atas KM Gading 2, tiga orang berhasil selamat, tiga orang ditemukan meninggal dunia, sementara satu orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan yang terdiri dari KSOP Kelas II Tanjung Buton, Basarnas, Polairud Polres Siak, TNI AL, BPBD Kabupaten Siak, dan nelayan setempat.

Penyebab pasti kecelakaan hingga kini masih dalam penyelidikan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) KSOP Kelas II Tanjung Buton bersama Satpolairud Polres Siak.

Sementara itu, aktivitas draft survey yang dilakukan diketahui berkaitan dengan pemeriksaan muatan kapal MV Himala yang disebut mengangkut barang milik PT KIMI, sehingga perusahaan tersebut turut menjadi sorotan berbagai pihak pasca insiden. (Hadie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *