Foto : Diduga Oknum Pengedar Uang Palsu Heboh di Medsos
SIAK, Suaraaspirasi.com – Warga heboh dengan beredarnya uang palsu pecahan lima puluh ribuan di Kampung Tuah Indrapura, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau beberapa hari ini. Pelaku mengunakan uang palsunya untuk membeli minyak motor jenis Pertalite di warung eceran atau pertamini yang ada di Kampung Tuah Indrapura di malam hari.
Hal ini disampaikan Suwarti Fitri, salah satu korban pedagang pertamini warga D1 Kampung Tuah Indrapura kepada Awak Media, Minggu (04/10/2026). Ia mengaku bahwa dirinya ditipu oleh seorang pemuda yang mengaku warga Paket C4 yang membeli minyak pertalite dengan mengunakan uang palsu.
“Benar mas, itu saya yang ditipu. Awalnya begini mas, waktu itu saya habis sholat magrib di rumah dan buka warung, tiba-tiba orang itu datang dan bilang minyak-minyak, lalu saya samperin dia dan mengisi minyak di motornya sambil saya tanya, berapa ini? dia bilang lima puluh ribu, lalu saya tanya lagi, dari mana Bang? dia jawab, mau ke Paket D2, lalu saya tanya tinggalnya dimana? dia jawab, tinggal di Paket C4. Setelah saya isi baru dia mengeluarkan uang dari kantong dan diberikan kesaya, lalu saya lihat, ternyata uang itu palsu, langsung saya kasihkan lagi sambil bilang, bang uang ini palsu, dia balik jawab, enggak tau mbak, saya dapat dari teman dan buru-buru kabur, lalu saya teriakin Bang ini uang palsu, dia berusaha kabur dan jatuh sekitar 2 atau 3 meter dari warung saya, karena saya seorang perempuan tentu saya manggil saudara saya, dan saudara saya datang dan mengecek kembali uang itu, dan benar uang itu palsu, lalu pelaku itu tetap berusaha menyalakan motornya sekuat tenaga dan akhirnya motornya nyala dan kabur, “cerita Suwarti.
Bukan sampai disitu saja, setelah dua hari selanjutnya, juga terjadi di Pasar Minggu Buantan Lestari perbatasan dengan Kampung Tuah Indrapura dan Kemuning Muda, yang diduga pelakunya juga sama, mereka membeli minyak dan barang lainnya sekitar seratus ribu dengan uang palsu pecahan lima puluh ribuan.
“Tadi malam juga terjadi penipuan pembelian minyak atau barang lainnya sebesar seratus ribu. Kebetulan waktu itu saudara saya ke pasar dan menjumpai orang yang menipu saya kemarin dengan uang palsunya yang sedang membeli minyak di pasar minggu, lalu saudara saya menyamperin dan bilang sama perdagangan itu untuk mengecek uangnya, sambil bilang orang itu kemarin beli minyak pakai uang palsu, lalu setelah dilihat sama pedangan ternyata benar, uang yang diterimanya juga uang palsu, lalu saudara saya mengejar pelaku dan memvidiokan pelaku, namun pelaku tak bisa ditangkap karena laju,” ungkapnya.
Hal itu juga dibenarkan oleh Penghulu Kampung Tuah Indrapura, Shodikin, ia mengaku bahwa warganya telah menjadi korban penipuan pembelian minyak motor dengan mengunakan uang palsu.
“Benar mas, itu warga saya yang jadi korban penipuan uang palsu. Infonya, pelaku diduga orang paket C4, mereka melakukan aksinya di saat malam hari di warung yang sepi maupun yang ramai kayak pasar dll, jadi untuk itu kepada masyarakat agar selalu waspada, khususnya kepada para pedagang yang buka dimalam hari. Kenali dan tanyakan alamat kepada pembeli bilamana ada indikasi kecurigaan dalam transaksi uang palsu, jangan mudah percaya begitu saja,” himbau Penghulu.
Penghulu Kampung Tuah Indrapura juga mengharapkan agar para pelaku ini bisa ditangkap dan diselidiki siapa saja yang terlibat dalam penyebaran uang palsu tersebut.
“Kami juga berharap kepada aparat kepolisian agar dapat menyelidiki atau menangkap pelaku agar bisa membuka jaringan uang palsu yang disebarluaskan di Kecamatan Bungaraya khususnya di Kampung Tuah Indrapura, “pungkasnya **(Masgin/Red)


