Foto : Wabub Siak Syamsurizal Hadiri Musrenbang Kecamatan Koto Gasib
SIAK, Suaraaspirasi.com – Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, mengajak seluruh penghulu dan masyarakat tetap kompak dalam menyusun perencanaan pembangunan tahun 2027 di tengah proses penyesuaian anggaran daerah.
Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang dirangkaikan dengan Safari Ramadan 1447 Hijriah.
“Pertemuan kita hari ini untuk masa depan pendataan 2027. Kita tahu kondisi keuangan kita baik negara, provinsi, maupun kabupaten/kota. Perjuangan kita yang luar biasa. Jadi pak penghulu dan masyarakat, harus kompak bagaimana melaksanakan kegiatan pemerintahan,” ujarnya, di Kampung Pangkalan Pisang, Rabu sore (4/3/2026).
Ia menegaskan, meski dilakukan penyesuaian anggaran di masing-masing perangkat daerah, pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi kewajiban yang tidak boleh terganggu.
“Tahap pertama penyesuaian dulu, inilah kondisi riilnya dan kita harus memahami, tapi kita tidak menghilangkan haknya masyarakat. Pelayanan publik tak boleh menurun seperti pelayanan yang menyangkut kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Dalam sesi dialog, Penghulu Empang Pandan, Agus Mulyono, menyampaikan kondisi jalan utama menuju kampungnya yang hingga kini belum tersentuh aspal.
Ia menjelaskan, jalan dari Simpang Buana menuju Empang Pandan yang menjadi akses keluar-masuk masyarakat dari jalan poros provinsi, sejak tahun 1987 masih berupa jalan tanah ditambah jalan yang rusak, sangat memprihatinkan.
“Sampai hari ini jalan utama kami ini masih jalan tanah dan sekarang diperparah lagi dengan lubang di tengah jalan karena gorong-gorong pecah, dan itu mempengaruhi jalur lalu lintas masyarakat kami pak, mohon solusinya pak,” ucapnya.
Selain itu, jalan penghubung Tasik Seminai-Empang Pandan juga kerap rusak setiap musim hujan. Pemerintah kampung bersama masyarakat telah melakukan perbaikan secara swadaya.
“Sudah hampir Rp. 30 juta kami keluarkan untuk merehab jalan itu. Tapi dalam waktu sekitar sebulan rusak lagi, Setiap musim hujan hilang lagi,” kata dia.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Siak, Ardi, mengatakan pihaknya memahami kondisi jalan yang disampaikan masyarakat. Namun saat ini prioritas difokuskan pada perawatan agar akses tetap fungsional.
“Insyaallah kalau persoalan pemeliharaan jalan bisa kami tangani pak, seperti gorong-gorong mulai pecah kami siap tangani pak, kalau gak ada base, base kurang rata kami tambah, kalau ada kondisi lobang besar kami tambal pakai base itu bisa, tinggal surati saja pak kepada Dinas PU,” ucapnya.
“Saat ini kami prioritasnya yaitu pada maintenance dulu pak, pemeliharaan fungsional bagaimana jalan bisa dilewati, tidak berdebu dan masyarakat bisa menikmati. Tapi kalau untuk pengaspalan usulan belum bisa, karena kondisi kita saat ini sedang melakukan penyesuaian,” sambungnya.
Selain itu, PUPR juga mendorong keterlibatan perusahaan sekitar dalam pemeliharaan rutin melalui skema berbagi peran, khususnya pada ruas-ruas yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan. **MC Kabupaten Siak


