iklan ucapan pemerintah kabupaten siak tahniah 26th kabupaten siak
Beranda » Pemkab Siak Bahas Kesiapan Hadapi Arus Mudik dan Inflasi Jelang Lebaran

Pemkab Siak Bahas Kesiapan Hadapi Arus Mudik dan Inflasi Jelang Lebaran

Foto : Wabub Siak Pimpin Rapat Bahas Kesiapan Hadapi Arus Mudik Lebaran

SIAK, Suaraaspirasi.com – Wakil Bupati Siak Syamsurizal memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna membahas kesiapan menghadapi libur Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H/2026 M. Rapat tersebut diikuti unsur Forkopimda, para camat serta seluruh OPD terkait.

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Dalam Negeri terkait kesiapan daerah menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran, termasuk pengendalian inflasi serta stabilitas kebutuhan masyarakat.

Syamsurizal mengatakan, berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan, secara nasional diperkirakan sekitar 50 persen masyarakat akan melakukan perjalanan mudik pada Lebaran tahun ini.

“Namun demikian kita tetap harus melakukan persiapan. Walaupun tidak sebesar di ibu kota, potensi pergerakan masyarakat menjelang dan sesudah Lebaran tetap perlu kita antisipasi,” ujarnya di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan, Kantor Bupati Siak, Kamis (12/3/2026).

Dalam rapat tersebut, Wabup bersama unsur Forkopimda meminta OPD terkait memperkuat koordinasi dalam mendukung kelancaran arus mudik di wilayah Kabupaten Siak.

Dinas Perhubungan diminta berkoordinasi dengan Organda dan perusahaan pelayaran angkutan laut guna memastikan kesiapan armada angkutan penumpang, terutama melalui Pelabuhan Mengkapan Buton serta terminal-terminal yang ada di Kabupaten Siak.

Selain itu, pemerintah daerah akan mendirikan posko pengamanan arus mudik Lebaran di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Siak dengan melibatkan unsur Dinas Perhubungan, Polri dan TNI.

“Untuk Lebaran tahun 2026 direncanakan ada sekitar 10 titik posko pengamanan dengan dukungan kurang lebih 235 personel yang akan bertugas selama masa mudik dan arus balik, baik dari Dishub, TNI, Polri, PMI maupun tim medis,” jelasnya.

Wabup juga menyoroti minimnya lampu penerangan serta kondisi beberapa ruas jalan yang masih mengalami kerusakan, ia meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera melakukan percepatan pemeliharaan jalan, khususnya pada ruas-ruas utama yang sering dilalui masyarakat.

“Jalan yang berlubang atau rusak tentu akan mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan serta kelancaran lalu lintas arus mudik. Kami minta dinas terkait segera melakukan perbaikan, dan untuk lampu tolong para camat bantu dishub lakukan pemantauan dan segera laporkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Siak, Nugroho Imam Darotdjat menyampaikan bahwa kondisi inflasi daerah tersebut secara umum masih relatif terkendali berdasarkan pemantauan Indeks Harga Konsumen (IHK) oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Siak bersama BPS dan Diskominfo Siak.

Secara bulanan inflasi masih tergolong rendah. Namun secara tahunan dibandingkan Februari hingga Maret 2025, inflasi tercatat sekitar 3,23 persen sehingga menjadi perhatian karena melewati sasaran inflasi nasional.

Beberapa komoditas yang berpotensi memicu inflasi di Kabupaten Siak antara lain daging ayam ras, cabai merah, tomat, ayam hidup dan emas perhiasan. Untuk stok beras dinilai masih sangat mencukupi dan harga kebutuhan pokok relatif stabil meskipun tetap perlu diantisipasi gangguan pasokan dari daerah penghasil.

“Stok bahan pangan secara umum masih relatif aman. Namun beberapa komoditas seperti bawang merah, cabai merah, cabai rawit, telur ayam ras dan daging ayam ras tetap perlu diwaspadai. Untuk harga, relatif stabil dan tidak ada fluktuasi yang cukup tajam,” pungkasnya. ***MC Kabupaten Siak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *