iklan ucapan pemerintah kabupaten siak tahniah 26th kabupaten siak
Beranda » Satwa Titipan dari BKSDA Provinsi Riau Di Kebun Binatang Selat Baru Minim Perawatan

Satwa Titipan dari BKSDA Provinsi Riau Di Kebun Binatang Selat Baru Minim Perawatan

Foto : Kondisi Seekor Beruang Madu Titipan BKSDA Provinsi Riau di Lembaga Konservasi Taman Satwa Selatbaru di Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis

BENGKALIS, Suaraaspirasi.com – Balai Besar Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau menitipkan satwa seekor Beruang madu dan Burung Merak di Lembaga Konservasi Taman Satwa Selatbaru di Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.

Dari hasil pantauan awak media dilapangan, terlihat satwa tersebut kandangnya terlalu sempit, kotor dan banyak lalat. Lalu, seperti apa seharusnya perawatan hewan Beruang Madu, Burung Merak dan hewan lainnya yang ada di kebun binatang selat baru ini. Di bawah pengawasan Dinas Parawisata Kabupaten Bengkalis.

Seharusnya pihak pengelola kebun binatang Selat Baru, Kecamatan Bantan, melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Bengkalis, memperhatikan kandang yang menjadi tempat bagi beruang madu dan Burung Merak, tersebut.

Jika kandang yang tidak terawat dan tidak memenuhi standar akan membuat beruang dan habitat lainya stres dan berpengaruh pada kesehatan fisik, sedangkan jenis burung merak kandangnya harus ada pasirnya.

Kabid Dinas Pariwisata Alwizar saat di konfirmasi lewat washap pada hari Rabu (20/03/2024) mengatakan “bahwa kandang- kandang tersebut selalu dibersihkan, dan beruang madu selalu di sirami air agar suhu badannya tidak panas,” ujarnya .

Sementara itu, dalam Permenhut (Peraturan Menteri Kehutanan) Nomor 31, ada soal mengelola satwa, termasuk beruang, harus memenuhi kesejahteraan satwa. Kandangnya harus layak. Sarana-prasarana harus layak. Sehingga satwa itu tidak menghadapi kekurangan kehidupan, termasuk stres.

Sarana dan prasarana yang dimaksud dalam Permenhut Nomor 31 tersebut tertera pada pasal 9 (c), yang terdiri dari kandang perawatan, kandang pengembangbiakan, kandang peragaan, area bermain satwa, gudang pakan dan dapur, naungan untuk satwa, dan pendukung pengelolaan satwa yang lain.

Jenis dan jumlah makanan yang diberikan kepada beruang serta satwa lainnya pun harus diperhatikan oleh pengelola Pengelola Kebun Binatang,yakni Dinas Pariwisata Kabupaten Bengkalis Khusus beruang madu, makanan yang diberikan mengandung unsur madu. Selain itu, jumlahnya tidak boleh terlalu sedikit ataupun kelebihan.

Makanannya juga harus terjamin, dan beruang madu, harus ada arena untuk manjat, harus ada perlakuan manjat. Dia makanannya mengandung madu. lalu persediaan makanan tambahan buah-buahan dan sebagainya.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *