Beranda » LAMR Kabupaten Bengkalis Menggelar Doa Selamat Untuk Masyarakat Rempang

LAMR Kabupaten Bengkalis Menggelar Doa Selamat Untuk Masyarakat Rempang

Foto : LAMR Kab Bengkalis Gelar Doa Selamat Untuk Masyarakat Rempang

BENGKALIS, Suaraaspirasi.com – Lembaga Adat Melayu Riau, Kabupaten Bengkalis hari ini, Rabu (20/9/2023), menggelar doa Selamat untuk Masyarakat Rempang, acara dilaksanakan di Balai Kerapatan Adat Melayu, lantai dasar Jalan Pramuka.

Diawali pembukaan oleh MC Isnaini, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin secara bersamaan yang dipimpin oleh bapak Drs.H. Muhamad Sidik.M.Si. dilanjutkan dengan pembacaan kalimat Toibah, Tahlilan, dan zikir bersama yang dipimpin oleh bapak H. Syamsudin. Dan ditutup dengan Doa bersama buat Perdamaian masyarakat Rempang yang dipimpin oleh bapak ustadz Amrizal. M.ag.

Ketua harian LAMR Datuk Sri Sofian Said. SH mengatakan “kegiatan ini bertujuan memohon kepada Allah SWT, kesehatan, ketabahan, kesabaran dan agar diberi solusi terbaik untuk perdamaian masyarakat di Rempang dan pulau Galang” tutup Datuk.

Dilanjutkan Pembacaan Maklumat yang dibacakan oleh Datuk Sri Sofian Said. SH

Ada pun isi maklumat

MAKLUMAT

LEMBAGA ADAT MELAYU RIAU KABUPATEN BENGKALIS

TENTANG

PERISTIWA PADA MASYARAKAT MELAYU PULAU REMPANG DAN PULAU GALANG

Pada hari ini Rabu, Dua Puluh September Dua Ribu Dua Puluh Tiga bersamaan dengan Empat Robiul Awal Seribu Empat Ratus Empat Puluh Lima Hijriah Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau atas dasar rasa senasib sepertanggungan masyarakat Melayu, memaklumkan kepada masyarakat Melayu Kabupaten Bengkalis dan menyatakan sebagai berikut:

1. Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Bengkalis senantiasa menyimak dengan seksama seraya terus mengawal derap langkah kehidupan kita bersama dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

2. Persoalan Rompang-Galong merupakan masalah yang terkait pemanfaatan lahan untuk proyek pembangunan investasi Persoalan ini terus berulang akibat kebijakan yang tidak partisipatoris, karena tidak melibatkan para pemangku kepentingan dalam merencanakan kebijakan hingga pelaksanaannya, dan di perparah lagi oleh pola-pola komunikasi yang kurang baik, maka Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Bengkali meminta kepada pemerintah agar mengutamakan musyawarah dan menghindari dan pendekatan koersif.

3. Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Bengkalis mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk lebih meyakinkan masyarakat mengenal pentingnya proyek startegis nasional dan kemasalahatannya bagi masyarakat awam dan tidak mengunakan cara-cara refresip, intimidatif dan kriminalisasi terhadap masyarakat Melayu Pulau Rempang dan Pulau Galang.

4. Meminta kepada semua pihak menahan din dalam proses penyelesaian yang dilakukan agar dengan musyawarah dan mufakat serta menjunjung tinggi adab, adat, dan nilai-nilai kemanusiaan, serta selalu memohon doa kepada Allah SWT Demikian maklumat ini untuk dimaklumi semua pihak.

Bengkalis 04 Robiul Awal 1445 H 20 September 2023 M

LEMBAGA ADAT MELAYU RIAU KABUPATEN BENGKALIS

Ketua umum MKA

Datuk Seri H..Zaunuddin Yusuf

Ketua DPH

Datuk Seri H. Sofian Said. SH

Acara ditutup dengan sesi foto bersama. ZTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *